Politik

Ketua Fraksi PKS DPRD Ngawi Sayangkan Penyelenggaraan Konser Digital Tombo Kangen

NGAWI — Satu wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkomentar terkait penyelenggaraan Konser Digital Tombo Kangen in Memoriam Didi Kempot semalam, Senin (25/05/2020).

Adalah Ketua Fraksi PKS DPRD Ngawi, Nur Kholis, S.Pd.Si, menyebut bahwa penyelenggaraan konser tersebut melanggar protokol COVID-19 seperti berkerumun, ada artis luar Ngawi yang masuk, bahkan tidak menggunakan masker.

Hal tersebut menurut Nur Kholis bertentangan dengan imbauan-imbauan yang disampaikan pemerintah terkait adanya larangan berkumpul bagi masyarakat dan harus mematuhi peraturan yang ada.

Meski demikian, Nur Kholis berpendapat bahwa acara konser amal dan mengenang almarhum Didi Kempot tersebut tidak masalah, apalagi donasi yang didapatkan akan disalurkan kepada masyarakat. Namun alangkah lebih baik diselenggarakan dengan lebih mematuhi peraturan.

“Tapi seyogyanya memang pemkab harus lebih selektif dalam memilih format acara tersebut. Tentunya dengan tetap memenuhi standar protokol COVID-19 dan aturan-aturan yang telah dibuat pemerintah sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut Nur Kholis juga mengaku telah banyak menerima aspirasi dari masyarakat yang menyampaikan keprihatinan atas acara tersebut.

Baca Juga :   Bisnis Kambing sebagai Sumber Pendapatan Utama? Bisa

Sebagaimana diketahui Konser Digital Tombo Kangen In Memoriam Didi Kempot diselenggarakan di Gedung Eka Kapti Ngawi dan menghadirkan beberapa artis yang notabene bukan hanya dari kabupaten Ngawi saja.

Selain itu, dalam acara juga digelar dialog interaktif bersama beberapa tokoh seperti Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Trenggalek Muchamad Nur Arifin, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Dari kondisi tersebut, Sekretaris DPD PKS Ngawi ini juga menilai acara tersebut menonjolkan kemewahan dan jauh dari rasa empati dengan kondisi pandemi yang berdampak di berbagai sektor, termasuk ekonomi.

Sebelumnya juga telah beredar berbagai kritikan warganet di media sosial terkait penyelenggaraan konser yang dipandu langsung oleh Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono tersebut dinilai tidak mengindahkan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19. (cse)

Tags
Show More

KampoengNgawi

Media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi, kabar ngawi, kabar desa, pemerintahan, pendidikan, budaya, dan lainnya. Email : redaksi@kampoengngawi.com

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × one =

Back to top button
Close