NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Seorang pengendara motor tewas tertabrak Kereta Api Sancaka di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, pada Kamis (15/2) pagi.
Korban beridentitas Sri Wahyuni, 41 tahun. Perempuan asal Ngawi itu tewas di lokasi kejadian usai disambar kereta jurusan Jogjakarta-Surabaya tersebut.
Tubuh perempuan yang berprofesi sebagai pedagang sayur itu terseret sejauh 500 meter. Sementara kendaraannya ditemukan berjarak satu kilometer dari lokasi kejadian.
Kapolsek Kedunggalar AKP Juwahir menjelaskan kronologi kejadian nahas ini.
Pedagang sayur itu semula hendak menyeberangi perlintasan kereta api jalur ganda tanpa palang pintu di Desa Wonokerto. Dari arah barat, KA Sancaka melaju kencang.
“Warga sekitar sempat berteriak memberitahu korban bahwa ada kereta api melintas dari arah barat,” terangnya.
Baca Juga: Pacitan Bakal Dilintasi Tol Jogjakarta-Lumajang, Inilah Tiga Jalan Tol Tertua di Indonesia
Nahas, perempuan yang dalam perjalanan pulang dari pasar itu justru menengok ke arah sebaliknya.
Akibatnya, korban langsung digasak kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Tubuhnya terseret sejauh 500 meter. Adapun sepeda motor yang dia kendarai ditemukan dalam kondisi ringsek sekitar satu kilometer dari TKP.
“Korban tewas di lokasi kejadian,” kata Juwahir.
Di sepanjang 500 meter dari TKP, polisi dan warga menemukan potongan tubuh perempuan bernasib nahas tersebut. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soeroto.
Adapun KA Sancaka terus melanjutkan perjalanan ke tujuannya di Stasiun Gubeng, Surabaya. (sae/naz)
































