Politik

Pilkada Ngawi Dijadwalkan 9 Desember 2020, Kanang Dukung Pelaksanaannya dengan New Normal

NGAWI — Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri, KPU RI, Bawaslu, serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu telah menyepakati Pilkada Serentak 2020 dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Kabupaten Ngawi merupakan salah satu dari 270 daerah di Indonesia yang akan turut menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan tersebut yang sedianya diselenggarakan pada bulan September 2020, namun harus diundur melihat kondisi pandemi COVID-19 saat ini.

Meski di tengah pandemi yang masih belum berakhir, KPU Ngawi selaku penyelenggara daerah telah menyatakan kesiapannya dan akan menjalankan tahapan-tahapan Pilkada dengan sistem data jejaring/online dan akan bekerjasama dengan instansi terkait sebagai penyedia infrastruktur.

Sementara itu, Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono (Kanang) dalam peryataannya kepada media menjelaskan bahwa pihaknya mendukung penyelenggaraan Pilkada 2020 tersebut dengan aturan new normal dikarenakan sesuai target, Ngawi harus selesai masa tugas pada Februari 2020.

Kanang menjelaskan bahwa rata-rata masa tugas kepala daerah berakhir mulai Januari, Februari, dan Maret 2021 di seluruh Indonesia, sehingga perlu dilakukan pilkada sebelum itu semua.

Baca Juga :   Bupati Ngawi Serahkan Secara Simbolis Buku Tabungan Program BSPS

“Maka kita targetkan tentu saja, sebelum itu semua (masa tugas berakhir), harus diselesaikan Pilkadanya, mengingat tidak mungkin PJ itu bersamaan 200-300aan lebih itu,” ungkapnya, Sabtu (30/05/2020).

Lebih lanjut terkait pelaksanaan new normal, Kanang berpendapat bahwa dengan pola baru, new normal, akan membentuk suatu tatanan hidup baru, yang penting sekali dicanangkan, baik untuk pilkada, ekonomi, kesehatan, dan lain sebagainya.

“Sehingga masyarakat kita tidak terhenti total di dalam kegiatan atau aktivitas apapaun termasuk pilkada,” imbuhnya.

Bupati beserta jajaran mengaku akan menyiapkan semuanya terkait penyelenggaraan Pilkada 2020, dalam bentuk apapun, apakah itu coblosan atau centang dengan misalnya membawa masing-masing peraganya. Termasuk misalkan coblosan harus dipertimbangkan alat yang digunakan harus bagaimana. (cse)

Tags
Show More

KampoengNgawi

Media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi, kabar ngawi, kabar desa, pemerintahan, pendidikan, budaya, dan lainnya. Email : redaksi@kampoengngawi.com

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × one =

Back to top button
Close