Sekolah tatap muka yang berlangsung di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menjadi kabar gembira bagi para pedagang jajanan.
Sejak Pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 lalu, sekolah-sekolah yang ada di seluruh Indonesia di tutup dan pembelajaran dilakukan secara daring (online) termasuk sekolah yang ada di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Akhirnya setelah 2 Tahun menjalani sekolah di rumah, siswa-siswa bisa merasakan kembali rasanya belajar di bangku sekolah masing-masing. Tentu ini menjadi kabar gembira bagi para siswa termasuk juga para pedangang jajanan langganan anak sekolah.
“Rasanya tidak bisa di ungkapkan karena saking senangnya bisa berjualan normal kembali,” ujar Eko (38) salah satu pedagang jajanan.
Dia juga mengatakan sejak sekolah libur jualannya sepi, apalagi saat awal pandemi semua masyarakat harus di lockdown dirumah dan para pedagang di batasi jam jualnya. Kata Muji (30), “kebutuhan semakin banyak yang di dapat setengah saja tidak ada dari biasanya.”
Maka dari itu mereka sangat bersyukur karena sekolah tatap muka kembali dibuka dan mereka juga berharap pandemi covid-19 segera berakhir.
“Semoga covid benar-benar sudah hilang dan tidak ada kabar-kabar naiknya kasus covid lagi,” imbuh Muji.
Dengan di bukanya kembali sekolah tatap muka di Kabupaten Ngawi Jawa Timur, pihak sekolah juga tetap melaksanakan protokol kesehatan di dalam lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah dengan mewajibkan siswa memakai masker dan mencuci tangan.
Mari kita sama-sama berdoa agar permasalahan pandemi covid-19 dan omicron segera berakhir sehingga para pencari nafkah bisa bekerja dengan normal dan memperbaiki perekonomian mereka seperti sebelum adanya pandemi covid-19.
Ditulis oleh :
- Clariva Latulinskey, mahasiswa Prodi Manajemen Semester 4, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta.
- Andhi Dwi Nugroho, dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta
- Faza Konitina Assidiqi, mahasiswa Prodi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Semester 4 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta.
































