Masa Liburan Bagi Santriwati Ponpes Putri Gontor

APA yang tergambar di benak kita tentang liburan? Siapa yang tidak tertarik dengan kata yang identik dengan tempat-tempat berlibur tersohor, tempat makan, dan jalan-jalan? Ketika liburan menjelang, terbayang sudah berbagai hal menakjubkan dan penuh warna yang silih berganti mengunjungi serta memenuhi pikiran kita.

Liburan juga sangat dinanti-nanti para pelajar yang berada jauh dari tempat tinggalnya, seperti para santri/santriwati. Biasanya, mereka telah merencanakan masa libur dengan matang dari jauh-jauh hari. Mungkin malah telah terbayang sejak hari pertama sekolah dimulai. Berikut ini sekilas Masa Liburan Bagi Santriwati Ponpes Putri Gontor.

Di Pondok Pesantren Modern Gontor Putri I, Mantingan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, suasana mengisi liburan usai melaksanakan ujian juga terasa. Dalam setahun, santri/santriwati di Gontor mendapat dua kali masa libur. Pertama, setiap bulan Ramadhan. Dan kedua, setelah ujian yang berdekatan dengan Maulid Nabi Muhammad. Kali ini, masa libur kedua bagi para santri/santriwati kelas satu hingga kelas lima atau setara kelas satu SMP hingga dua SMA bersamaan dengan akhir Desember 2014 hingga awal Januari 2015.

Sebelum libur selama 10 hari, peserta didik di Gontor Putri harus mengikuti ujian selama sebulan. Ujian dilakukan secara lisan dan tulisan.

Ternyata ada beragam cara yang menjadi pilihan santriwati dalam menjalani liburannya. Shafira Maisaroh, misalnya, akan mengisi liburan dengan umrah. Santriwati asal Kalimantan tersebut kini duduk di kelas empat KMI atau setara dengan kelas XI SMA akan berangkat ke Tanah Suci dengan sang ibu dan salah satu adiknya.

Shafira mengaku sedikit gugup karena ini merupakan kali pertama dia pergi ke luar negeri. Selain untuk menjalani mendekatkan diri pada Sang Khalik, Shafira berharap dapat mendalami agama lebih dari materi yang diterangkan di sekolah dan biasanya hanya dibahas atau dilihat sebatas di buku pelajaran.

“Semoga perjalanan ini dapat menjadi jalan terbukanya pintu penjelajahan ke negara-negara asing di belahan dunia lain,” kata Shafira.

Sedangkan bagi Nita Saidatunnisa dan lima santriwati lainnya, masa libur kali ini berarti perjalanan ke Malang, Jawa Tengah. Santriwati asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut akan mengisi liburan di tempat teman.

Mereka berencana mengunjungi Taman Bunga Selecta, Jawa Timur Park atau yang biasa di kenal dengan Jatim Park, BNS, dan melakukan olahraga “rafting dan hiking”. Tidak lupa juga berbelanja memburu oleh-oleh khas Malang.

Sementara itu, santriwati asal Padang, Sumatera Barat, Rizna Afina, akan berlibur dengan mengkuti program “study tour” ke Australia. Dia rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk mengikuti program tahunan dari sekolah tersebut.

Ini bukan kali pertamanya Rizna menjejakkan kakinya di negara asing. Sebelumnya dia pernah mengisi liburan di Negeri Gajah Putih, Thailand. Selain untuk “travelling”, dia juga ingin mengasah kemampuan dalam berbahasa Inggris.

“I’ll build a snowman there, playing ice ski, visiting Opera House, go to the zoo and holding the cute koala baby,” (Saya ingin membuat manusia salju di sana, bermain ski es, mengunjungi Opera House, serta pergi ke kebun binatang dan memegang anak koala lucu).

Setiap orang memiliki caranya tersendiri dalam mengisi liburan. Hal terpenting dari semua itu adalah tidak ada hal yang dipaksakan, tetap ingat untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan dan juga ibadah harus terus berjalan tanpa putus meski kita sedang berlibur. Sebab, tidak ada kata libur dalam beribadah.

Andi Jauhari dan Riefa F Salsabila
Santriwati Kulliyyatul Mu’allimin Al Islamiyyah (KMI) Putri I Gontor Mantingan

Related Post

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com