Sebuah kegiatan alternatif metode pendidikan yang bagus mengenalkan dunia industri secara langsung di lokasinya. Adalah MI Pehnongko yang mengajak 60 siswa nya berkunjung di salah satu sentra Industri Tempe Kripik Ngawi di daerah Sadang hari ini, 26 Maret 2015.
Kunjungan industri siswa MI Pehnongko ke sentra tempe kripik Ngawi, melihat proses pembuatan Tempe Kripik Ngawi langsung di tempat produksinya. Di tempat kediaman Bapak Abdul Rahman dan Ibu Suwarti, pasangan yang menjadi pelopor industri tempe kripik sadang ini sejak 1974, para siswa melihat dan mendapatkan pengarahan secara langsung dari pemilik industri ini.
Kripik Tempe Miroso, adalah brand yang dipakai oleh Abdul Rahman. Terletak di Dusun Sadang Desa Karangtengah Prandon RT 03 RW 06 Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Beliau menceritakan dan menjelaskan step – step pembuatan tempe kripik, mulai dari pembuatan tempe sendiri, perebusan, pengirisan, dan penggorengan, sampai menjadi tempe kripik yang sangat maknyus.
[quote style=”2″]
“Anak – anak semua harus rajin belajar ya, tekun beribadah, berbhakti kepada orang tua, supaya bisa sukses dunia akhirat”, petuah dari Pak Abdul Rahman kepada siswa yang berkunjung.
[/quote]
Bukan hanya hari ini saja, bahkan biasanya 1 bulan sekali kediaman Pak Abdul Rahman ini menjadi tujuan kunjungan industri, ada yang dari lembaga masyarakat, komunitas, siswa, pemerintah, dan mahasiswa. Selain tempatnya luas, memang karena Pak Abdul Rahman adalah pelopor industri ini.
Dalam Kunjungan Industri Siswa MI Pehnongko ke Sentra Tempe Kripik Ngawi ini, siswa – siswa yang dibawa oleh Pak Nawawi yang merupakan perwakilan pengawas dari sekolah sangat senang , anak didiknya bisa berinteraksi dan antusias dalam memperhatikan penjelasan Pak Abdul Rahman yang dibantu juga oleh anak perempuannya, Rahma Aryawati.
Minggu depan, Kripik Tempe Miroso juga akan kedatangan kunjungan dari beberapa mahasiswa dari Poltekkes Surabaya, Studi Kesehatan Lingkungan yang sudah mengkonfirmasi kepada Mbak Rahma bahwa akan melakukan kunjungan industri di sentra industri tempe kripik ini.
Kita tahu, Tempe Kripik adalah makanan khas Ngawi yang merupakan salah satu komoditas kuliner paling besar di Ngawi. Sentra Industri ini ada di Sadang, berbagai merk sudah melenggang ke kota – kota besar dan memberikan banyak lapangan kerja bagi masyarakat Ngawi dan merupakan ekonomi biru home industri.
































