Persiba Bantul berhasil unggul cepat. Hanya dalam waktu lima menit setelah peluit tanda pertandingan dimulai, Laskar Sultan Agung sukses unggul berkat gol yang diciptakan oleh strikernya, Muhammad Choiron. Persiba pun mampu mempertahankan keunggulan karena mampu mendominasi penguasaan bola.
Namun, jelang babak pertama berakhir, gawang Alfonsus Kelvan harus bobol. Bek Persinga Ngawi, Afif Rosidi, berhasil membuat kedudukan kembali imbang pada menit ke-43. Babak pertama pun berakhir dengan kedudukan imbang 1-1, seperti ulasan SportSatu.
Pada babak kedua Persiba Bantul masih terlihat lebih baik dalam penguasaan bola. Namun, justru gawang mereka kembali bobol pada menit ke-64. Gelandang Persinga, Harris Adyatma Kartika Yudha, sukses membuat kejutan dan membawa timnya berbalik unggul.
Kondisi Persinga yang berbalik unggul tampaknya cukup memotivasi Laskar Alas Ketonggo untuk bangkit. Persinga pun sukses kembali mencetak gol pada menit ke-70. Slamet Sampurno mencetak gol ke gawang Persiba Bantul dan membawa Persinga unggul 3-1.
Namun, Persiba Bantul tak menyerah begitu saja. Laskar Sultan Agung berhasil memperkecil ketertinggalan mereka pada menit ke-77. Gol kedua Persiba dicetak oleh Johan Manaji. Sayang, gol tersebut menjadi gol terakhir dalam laga ini.
Persinga Ngawi Susul PSMS ke Final Piala Kemerdekaan. Persinga Ngawi berhasil lolos ke pertandingan final, di mana Laskar Alas Ketonggo akan menghadapi PSMS Medan yang sudah lebih dulu memastikan diri lolos ke final dengan mengalahkan Persepam Madura United dengan skor serupa 3-2, Rabu (9/9). Final Piala Kemerdekaan akan digelar di Gelora Bung Tomo pada Minggu (13/9).
































