NGAWI — Ngawi mencatatkan jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tertinggi se-Jawa Timur. Dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis (7 dan 8 Juli 2021) terdapat tambahan 558 kasus baru.
Secara rinci diketahui bahwa tambahan konfirmasi positif COVID-19 yaitu 346 kasus baru pada Rabu (07/07/2021) dan 212 kasus pada Kamis (08/07/2021).
Menurut Bupati Ngawi, Ony Anwar sebagaimana disampaikan melalui rilis Dinas Komunikasi dan Informatikan Kabupaten Ngawi, pihaknya menyebutkan bahwa kemungkinan yang terpapar lebih banyak.
Ony menjelaskan bahwa tingginya penambahan tersebut merupakan dampak dari penguatan pelacakan dan pengetesan oleh tim Satuan Tugasnya. Iapun tak menolak jika penambahan kasus baru tersebut menjadi yang terbanyak/tertinggi di Jawa Timur dan menjadi zona merah (risiko tinggi).
Sesuai dengan kebijakan baru yang merujuk pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, dari satu pasien yang dinyatakan positif, dilakukan pelacakan dan pengetesan sebanyak 15 hingga 20 orang yang dicurigai sebagai kontak erat.
Selain pemaksimalan ketersediaan tempat tidur di sejumlah rumah sakit, satgas gabungan Pemerintah Kabupaten Ngawi, TNI, dan Polri juga terus melakukan operasi yustisi di masa penerapan PPKM darurat. Hal tersebut sebagai sebuah upaya maksimal dalam menangani kasus COVID-19 di wilayah kabupaten Ngawi.
Seiring dengan hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi bekerjasama dengan instansi terkait lainnya menggelar vaksinasi massal yang menyasar hingga 2.000 warga per harinya yang dilaksanakan di GOR Bung Hatta, Alun-alun Ngawi, dan beberapa lokasi lainnya.
Hingga Kamis (08/07/2021), tercatat total kasus COVID-19 di Kabupaten Ngawi mencapai 3.940 orang. Sebanyak 2.779 orang di antaranya dinyatakan telah sembuh, 791 orang masih dalam pemantauan, dan 370 orang meninggal dunia. (*/cse)
































