NGAWI — Rapid test massal terus digelar oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kabupaten Ngawi. Hal tersebut guna mengantisipasi penyebaran virus yang masih sangat potensial di wilayah Ngawi.
Setelah ratusan karyawan PT. Dadi Mulyo Sejati Mitra Produksi Sigaret (MPS) Geneng menjalani rapid test pada Rabu (10/06/2020), giliran ratusan karyawan PG Soedhono dan juga PT Dewi Murni Abadi yang menjalani rapid test, Kamis (11/06/2020).
Rapid test di PT. Dadi Mulyo Sejati (MPS) diikuti oleh 830 karyawan dari target yang disiapkan tim kesehatan sebanyak 875 karyawan. Hasilnya, dua orang dinyatakan reaktif dan segera diminta untuk isolasi mandiri selama 14 hari.
Nampak beberapa pejabat seperti Bupati, Wakil Bupati, dan Kepala Dinas Kesehatan Ngawi turut memantau jalannya proses rapid test di PT. Dadi Mulyo Sejati (MPS) kemarin.
Sementara itu, target pengetesan untuk PG Soedhono, disebutkan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Ngawi Ir. Yusuf Rosyadi, M.Si. ada 758 karyawan. Sedangkan untuk PT Dewi Murni Abadi yang juga Mitra Produksi Sigaret (MPS) di wilayah Karangjati ditargetkan untuk 895 karyawan.
Proses rapid test kepada ratusan karyawan di kedua pabrik tersebut masih berlangsung saat berita ini diturunkan. Harapannya, hasil semuanya non-reaktif dan bisa terus melakukan kegiatan produktif dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Sebagaimana diketahui, sampai tanggal 10 Juni 2020, total terkonfirmasi positif COVID-19 di Ngawi sebanyak 16 orang dengan rincian 12 telah sembuh dan 4 orang lainnya masih dalam perawatan di RSUD dr. Soeroto Ngawi. (cse)
































