NGAWI — Sudah lima hari, hasil swab test santri Temboro asal Ngawi yang telah jalani rapid test dengan hasil reaktif positif hingga kini belum juga keluar, Rabu (29/04/2020).
Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Ngawi dalam keterangannya, masih menyampaikan bahwa saat ini hasil rapid test masih belum keluar dan berharap kesemuanya negatif COVID-19.
Total santri Temboro asal Ngawi yang reaktif positif hasil rapid test dari update terakhir ada 11 orang. Semuanya diminta untuk isolasi mandiri dan tidak terkecuali yang hasil rapid test nya negatif.
Salah satu dari 11 santri tersebut malah dikirim balik ke Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan oleh pihak keluarganya, namun tidak diketahui untuk alasan apa hal tersebut dilakukan pihak keluarga.
Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono (Kanang) dalam keterangannya mengaku tidak mengetahui juga alasan kenapa santri ini disuruh balik ke pondok oleh orang tuanya. Namun demikian, pihaknya mengaku sudah berkomunikasi dengan Bupati Magetan perihal santri tersebut.
“Kita tidak tahu apa alasan orang tuanya, kita sudah meminta Bapak Bupati Magetan untuk melacaknya,” ujar Kanang.
Sebagaimana diketahui, rapid test atau reaktif test bukan menjadi dasar memberikan konfirmasi positif untuk COVID-19. Sebagai sebuah tes akurat, dilakukan swab test atau Polymerase Chain Reaction (PCR) yang hanya bisa dilakukan di laboratorium tertentu. (cse)
































