Siswa mendapatkan pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Ngawi. Foto-Ruruh Satri.
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi yang diwakili Puskesmas Ngawi melakukan kunjungan ke SMP Muhammadiyah 5 Ngawi (SMP Mulia) dalam rangka screening / penjaringan kesehatan, Jumat, 28 Oktober 2016.
Adapun maksud dari Penjaringan Kesehatan di SMP Mulia yang merupakan agenda rutin ini adalah sebagai salah satu proses penemuan / pendeteksi dini gangguan kesehatan atau kelainan yang ada pada siswa yang bisa mengganggu aktifitas belajar.
Menurut Narasumber, Bapak Widodo , salah satu staf Puskesmas Ngawi yang juga merupakan tenaga medis di instansi kesehatan itu banyak mengungkapkan jika kegiatan ini merupakan agenda yang sangat penting, karena bisa mendeteksi segala kelainan atau gangguan yangkemungkinan timbul.
Screening dilalukan dengan 2 cara, yakni melalui kuisioner dan pemeriksaan secara langsung. Diberikan kepada para siswa kuisioner dengan dua kategori, yakni fisik dan psikologis. Kategori fisik untuk mendeteksi adanya gejala penyakit, misal sering pingsan, bawaan jantung, diabetes, dan sebagainya. Kategori psikis digunakan sebagai pendeteksi tingkat emosional anak, adanya gejala hiperaktif, acuan keterampilan anak cenderung kinesik, dan akademis. Pemeriksaan secara langsung berupa pengecekan tekanan darah, pemeriksaan telinga + mulut + gigi, dan visual yang lebih ditekankan pada gejala buta warna.
Dalam kesempatan Penjaringan Kesehatan di SMP Mulia ini, ada 4 orang tim yang diterjunkan, teknisnya ketika siswa bergiliran sambil menanti pemeriksaan, ada penyuluhan tentang berbagai macam penyakit, penyebab, dan pencegahannya. Materi penyuluhan yang disampaikan adalah tentang AIDS.
Kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat bagi siswa, guru, dan juga sebagai salah satu pendataan bagi dinas kesehatan Ngawi. (cse)
































