NGAWI — Kabar baik dan kurang baik dalam perkembangan kasus COVID-19 di kabupaten Ngawi per hari Kamis, 8 Oktober 2020. Data menyebutkan ada 6 konfirmasi dinyatakan sembuh, namun juga diiringi dengan penambahan 12 konfirmasi baru, 1 di antaranya meninggal.
Enam konfimasi yang dinyatakan sembuh masing-masing 1 orang dari desa Ketanggung, Sine; 2 dari desa Cepoko, Ngrambe; 2 dari desa Jururejo, Ngawi, dan 1 dari desa Wonorejo, Kedunggalar.
Sementara tambahan konfirmasi baru hari ini, 1 orang dari Ketanggi, Ngawi (meninggal dunia); 1 dari desa Beran, Ngawi; 1 dari desa Karangasri, Ngawi; 1 dari desa Cepoko, Ngrambe; 1 dari desa Randusongo, Gerih (Puskesmas Widodaren).
Kemudian 1 orang dari desa Gerih, Gerih (Puskesmas Widodaren); 1 dari desa Cantel, Pitu; 1 dari desa Purwosari, Kwadungan; 3 dari desa Pojok, Kwadungan; dan 1 dari desa Gemarang, Kedunggalar (Puskesmas Gemarang).
Data konfirmasi per hari ini, total ada 183 kasus dengan 128 kasus telah dinyatakan sembuh, 8 kasus dilaporkan meninggal, dan sisanya 47 kasus adalah konfirmasi aktif yang diisolasi di RS Rujukan.
Dari kumulatif sebanyak 183 kasus tersebut, 145 kasus adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 38 kasus dengan gejala. Kasus dengan riwayat perjalanan ada 36, tanpa riwayat perjalanan 93, dan siswanya 54 merupakan kontak erat.
Jumlah suspek aktif per hari ini masih sama seperti hari sebelumnya yaitu sebanyak 38 orang. Dengan data probable sebanyak 2 kasus.
Menjadi perhatian bersama bahwa kasus di kabupaten Ngawi meningkat drastis. Tentunya semua orang harus selalu menjaga diri dan keluarga, mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus penyebaran COVID-19. (cse)
































